Ditulis oleh Apin - nxtgg Team

Bagi para penikmat tactical shooter, informasi atau intel adalah senjata yang jauh lebih mematikan dibandingkan peluru kaliber terbesar sekalipun.
Mengetahui posisi musuh sebelum melakukan breaching (penyerbuan) adalah kunci kemenangan di Delta Force. Memahami hal ini, developer TiMi Studio Group dan Team Jade kembali mengguncang meta permainan dengan memperkenalkan spesialis pengumpul informasi terbaru.
Menyambut peluncuran Season "Echo", Delta Force resmi mengumumkan kehadiran Operator kelas Recon (Pengintai) terbaru bernama Luke Everley, atau yang lebih dikenal dengan sandi MORSE.
Dari teaser resmi yang diunggah, Morse digambarkan sebagai mantan personel militer yang sangat bergantung pada teknologi akustik. Slogan promosinya sangat mengintimidasi: "You can hold your breath, but he can hear your heartbeat." (Kamu bisa menahan napas, tapi dia bisa mendengar detak jantungmu).
Karakteristik visualnya menampilkan pria dewasa dengan tatapan tajam, mengenakan ear-piece modifikasi khusus, dan perlengkapan taktis yang dipenuhi dengan antena serta pemancar frekuensi. Sebagai Operator kelas Recon, tugas utama Morse bukanlah mendobrak garis depan sebagai ujung tombak, melainkan memberikan "Wallhack legal" bagi rekan satu timnya.
Hal yang membuat desain Morse sangat brilian adalah bagaimana ketiga kemampuannya memiliki sinergi (keterkaitan) yang dirancang untuk saling melengkapi. Berikut adalah analisis skill miliknya berdasarkan gameplay reveal:
Ini adalah jantung dari kit permainan Morse. Ia akan meletakkan perangkat sonar menyerupai tripod mini yang memancarkan gelombang radar ke area sekitar secara berkala (periodic scan). Mekanik sonar ini bekerja dalam dua tahap:
Tahap 1 (Deteksi Pasif): Menghitung secara kasar berapa jumlah musuh yang ada di dalam radius jangkauan.
Tahap 2 (Marking Akurat): Menandai (ping) lokasi akurat (presisi) dari musuh yang membuat suara (berlari, menembak, atau reload).
Jika musuh diam mematung (camping), sonar ini mungkin kesulitan memberikan ping akurat. Namun, di sinilah letak kejeniusan desain skill kedua Morse.
Throwable Jammer adalah granat frekuensi resonansi yang dilemparkan ke arah musuh. Saat meledak di suatu area, granat ini akan memberikan tiga efek negatif sekaligus:
Memperlambat pergerakan musuh (Slow).
Mengganggu visibilitas dan pendengaran musuh.
Memaksa musuh berteriak kesakitan.
Mekanik "membuat musuh berteriak" inilah yang menjadikannya kombo mematikan dengan Advanced Sonar Device. Lemparkan Jammer ke ruangan tempat musuh bersembunyi. Saat mereka berteriak kesakitan (mengeluarkan suara), Sonar Anda akan langsung menangkap frekuensi tersebut dan membongkar posisi pasti mereka di balik tembok!
Untuk melengkapi utilitas serangannya, Morse dibekali dengan Delayed Flashbang. Berbeda dengan flashbang biasa yang meledak sekian detik setelah terlempar, Delayed Flashbang memiliki timer (waktu tunda) internal yang bisa diatur. Anda bisa melemparnya ke sudut ruangan, menunggu posisi tim Anda siap, lalu granat akan meledak pada waktu yang ditentukan untuk membutakan musuh yang menghadap ke arah ledakan. Sangat cocok untuk taktik room clearing tingkat lanjut.
Jangan sampai tertinggal untuk menjadi yang pertama menguasai Operator ini. Berdasarkan pengumuman resmi di media sosial Delta Force:
Operator Morse akan resmi bergabung ke dalam squad bersamaan dengan peluncuran Season "Echo".
Tanggal Rilis: 21 April 2026.
Kehadiran Morse di Delta Force Season Echo adalah jawaban developer terhadap keluhan pemain mengenai musuh yang suka berdiam diri di sudut ruangan (camping). Dengan kombo Throwable Jammer yang memaksa musuh berteriak, dipadukan dengan Advanced Sonar Device yang menangkap sumber suara tersebut, tidak ada lagi tempat yang aman untuk bersembunyi.
Pastikan Anda memperbarui client game Anda menjelang tanggal 21 April 2026. Siapkan taktik breaching terbaik Anda, dan biarkan Morse mengubah suara tembakan musuh menjadi penglihatan bagi tim Anda!